Abstract. This article attempts to show phenomena occurred in Arabic countries especially in Hejaz before Islamic era and their relations and effects to the teachings and the believers of Islam in many aspects such as social, culture, religion, economy, and politics. It aims to advance our understanding of urgencies of historical study of Islam, especially its earliest time so that we find many new historical inventions related to Islamic doctrines. Finally, some conclusions are offered.
Keywords: Jahiliya, ancient Byzantium, Roman, Persia, and Arab, trade, Islam, social, culture, religion, belief, economy, politics
Pendahuluan
Mengkaji tentang Islam akan lebih sempurna bila kita mengkaji Arab pra-Islam terlebih dahulu, karena Islam lahir di tengah-tengah masyarakat Arab yang sudah mempunyai adat istiadat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Apalagi ia muncul di kota terpenting bagi mereka yang menjadi jalur penting bagi lalu lintas perdagangan mereka kala itu, dan dibawa oleh Muhammad (570-632 M) yang merupakan salah satu keturunan suku terhormat dan memiliki kedudukan terpandang di antara mereka secara turun-temurun dalam beberapa generasi, Quraysh. Quraysh adalah suku penguasa di atas suku-suku lainnya di Mekah, sebuah kota yang di dalamnya terdapat bangunan suci tua yang memiliki daya tarik yang melebihi tempat-tempat pemujaan lainnya di daerah Arab. Continue reading ‘Kondisi Arab Pra-Islam dalam Aspek: Sosial Budaya, Agama, Ekonomi, dan Politik’
Recent Comments